• 0541-4122281
  • admin@stih-awanglong.ac.id

Seminar Keummatan


Samarinda : 27 April 2019Paradigma pengelolaan wakaf yang mandiri, tepat guna produktif menuju peradaban manusia sejahtera sudah dicontohkan Nabi Muhammad SAW saat memerintahkan Umar Bin Khatab untuk menwakafkan sebidang tanahnya diKhibar. Esensi penting dari perintah ini adalah mengenai pentingnya eksistensi harta wakaf dan mengelolanya secara profesional, hasil dari pengelolaan wakaf digunakan untuk kemaslahatan umat. 

Gubernur Kaltim Saat Memberi Sambutan di Acara Seminar Keummatan.

Seminar Keummatan yang dibuka oleh Gubernur Kalimantan Timur Bapak Dr H Isran Noor dan Ketua Majelis Ulama Indonesia Kaltim K.H Hamri Has ini mengambil tema Urgensi Peraturan Daerah untuk Mengatasi Prolematika Wakaf Di Kaltim ini menghadirkan Nara Sumber dari berbagai Kalangan Yaitu Bapak K.H Muhammad Haiban,wakil Ketua MUI Kaltim, Ibu Hj Suparmi dari Setda Prov Kaltim, Bapak H Syahril Kasi Bimas Kemenag Kaltim, Dr Kadaruddin dan Dr Abnan Pancasilawati dari Akademisi. Seminar keummatan ini adalah hasil kerjasama Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Timur dan STIH Awang Long Samarinda semoga kerjasama ini bisa membawa manfaat dan perubahan semata mata untuk kemaslahatan umat dengan kajian Perda mengenai Wakaf, terima kasih kepada para Alim Ulama dan Pengurus Masjid dan Ormas Islam, pejabat Pemerintah Prov Kaltim, dosen dari Perguruan Tinggi kota Samarinda, dan mahasiswa STIH Awang Long Samarinda.